Survey Lokasi dan Pengarahan di Kapuran, Persiapan Semaan “Mantab” Masuki Tahap Finalisasi

  • Jun 15, 2025
  • Muhamad Masduqi Mahfudz

Dalam rangka persiapan Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin “Mantab” Rabu Pahing yang akan digelar di Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, tim pusat dari penyelenggara semaan melakukan kunjungan lapangan dan pengarahan langsung pada Minggu, 15 Juni 2025.

Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Kapuran dan dihadiri oleh Gus Abdul Adhim, perwakilan dari Pondok Pesantren Darul Huda Mayak yang juga menjadi bagian dari tim pengarah semaan "Mantab" tingkat kabupaten. Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran panitia pelaksana desa, kepala desa, perangkat, dan beberapa tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Gus Adhim menyampaikan sejumlah poin penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh panitia menjelang hari pelaksanaan semaan yang akan dihadiri puluhan ribu jamaah. Ia menekankan bahwa persiapan teknis harus dimulai setidaknya satu minggu sebelum acara. Hal-hal teknis yang menjadi perhatian utama meliputi:

Pemasangan terop utama dan cadangan untuk jamaah, termasuk untuk panggung dan tenda khusus imam, VIP, serta panitia. Instalasi penerangan (lampu dan genset cadangan), terutama di titik-titik penting seperti jalur masuk, area wudhu, parkiran, dan lapak pedagang. Pembuatan denah lokasi, agar panitia memiliki panduan dalam menempatkan fungsi-fungsi strategis di area semaan.

Setelah pengarahan, Gus Adhim bersama panitia langsung melakukan survey lapangan ke area sekitar lokasi yang direncanakan sebagai pusat kegiatan semaan. Dalam peninjauan tersebut, ditentukan: Panggung utama akan ditempatkan di area yang sedikit lebih tinggi dan luas, agar tampak jelas oleh jamaah dari berbagai arah. Tempat imam sholat berjamaah akan diposisikan sejajar dengan panggung, namun diberi jarak cukup agar tidak mengganggu kelancaran semaan. Area wudhu akan disiapkan di sisi timur lokasi, dengan akses terdekat ke tempat jamaah laki-laki dan perempuan. Lahan parkir ditentukan di dua titik, yaitu area utara dan barat desa yang memiliki akses kendaraan besar. Lapak pedagang akan diletakkan di dekat parkiran dan tetap berada dalam jalur masuk menuju lokasi utama, agar mudah dijangkau tanpa mengganggu arus jamaah.

Gus Adhim juga mengingatkan pentingnya pengaturan arus lalu lintas, titik drop-off kendaraan, serta koordinasi dengan pihak keamanan dan relawan desa. Ia menegaskan bahwa kegiatan semaan seperti ini berskala besar dan tidak bisa dikelola seadanya.

"Ini bukan acara biasa, kita menerima tamu dari berbagai penjuru. Kita harus sambut mereka dengan kesiapan yang maksimal, tertib, bersih, dan ramah," ujar Gus Adhim.

Kegiatan pengarahan dan survei ini menjadi momentum penting bagi panitia lokal untuk menyusun rencana teknis lebih matang. Antusiasme warga Desa Kapuran juga tampak meningkat, menandakan kesiapan bersama untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut ribuan jamaah Semaan "Mantab" Rabu Pahing mendatang.